Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

INILAH 7 JENIS ISTIRAHAT YANG SESUNGGUHNYA HARUS KITA LAKUIN

Gambar
image by pinterest PERNAH  ga sih lo mengalami hal ini, semisal capek, pegel burno out panik lelah lesu and bla2 dan semua itu ga ilang2, tengsi tinggi sumbu pendek wkwkwkwk semua itu, pernah dong harusnya pernah sih kalo kata gw, nah tulisan ini buat lu, jadi gw ga sengaja nemu VY di youtube yang membahas tentang Istirahat yang selama ini konotasi nya istirahat ya tidur, eiit ternyata keliru, anjir keliru ya bukan salah. KELIRU.... ga salah juga sih cuma keliru doang. jadi ternyata cape kita itu ga melulu soal otak dan hati. ada juga penyebabbya adalah energi2 lain yang ada di sekitar kita misal kaya natap layar hp/laptop, atau suara bising atau apapa itu.  nah, gw udh ngerangkum semua solusi atractiff buat istirahat sesuai dengan sebab musabab kecapean yang kita alami cekidott....... Sensory Rest (Istirahat Sensorik): Ini mengacu pada istirahat dari berbagai rangsangan sensorik di sekitar kita, seperti cahaya biru dari layar, kebisingan, atau polusi suara. Cara untuk mencapa...

Skill Membangun Network — How To Make Friends & Influence People [ Book Review ]

Gambar
hallo genk, makasih udah mampir, jadi Kali ini, gw akan membahas salah satu buku yang sangat populer dan penuh hikmah, yaitu "How to Win Friends and Influence People" karya Dale Carnegie. Buku ini telah terjual lebih dari 16 juta kopi, dan bukan tanpa alasan. Mari kita bahas tiga poin penting yang dapat Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi pendengar yang lebih baik dan teman bicara yang lebih menyenangkan. Mengasah Keterampilan Mendengarkan Mungkin terlihat sederhana, tapi menjadi pendengar yang baik adalah kunci untuk membangun hubungan yang kuat dengan orang lain. Dale Carnegie menekankan pentingnya mendorong orang lain untuk berbicara tentang diri mereka. Sebuah contoh kisah inspiratif adalah tentang Edward Box, seorang karyawan biasa yang belajar sejarah orang-orang hebat di masa lalu dan menulis surat kepada mereka untuk mendengar cerita mereka. Dia adalah contoh nyata bagaimana rasa ingin tahu terhadap cerita orang lain dapat membawa banyak manfaat...

Mengapa Kita Sering Meragukan Kenormalan Kita?

Gambar
  Pernahkah Anda merasa bertanya-tanya apakah Anda normal? Mungkin Anda pernah bertanya seperti, "Apakah normal jika saya tidak mengaduk mie instan saya?" atau "Apakah saya normal karena menikmati menonton ular?" Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi mengapa kita sering meragukan kenormalan kita sendiri dan menyelami dunia overthinking. Kebutuhan akan Penerimaan: Setiap orang memiliki keunikan dan kebiasaan unik mereka sendiri yang membuat mereka berbeda dari yang lain. Namun, kita sering kali merasa bertanya-tanya apakah kita sesuai dengan norma-norma sosial. Keinginan untuk diterima dan ketakutan akan dicap sebagai "berbeda" bisa menyebabkan kita terus-menerus meragukan diri sendiri. Peran Tekanan Teman Sebaya: Salah satu alasan umum untuk meragukan kenormalan adalah tekanan teman sebaya. Kita mungkin ragu untuk merangkul keunikan kita sendiri karena kita takut akan penilaian dari orang lain. Misalnya, jika semua orang di sekitar Anda selalu mengaduk ...