INILAH 7 JENIS ISTIRAHAT YANG SESUNGGUHNYA HARUS KITA LAKUIN

image by pinterest


PERNAH ga sih lo mengalami hal ini, semisal capek, pegel burno out panik lelah lesu and bla2 dan semua itu ga ilang2, tengsi tinggi sumbu pendek wkwkwkwk semua itu, pernah dong harusnya pernah sih kalo kata gw, nah tulisan ini buat lu, jadi gw ga sengaja nemu VY di youtube yang membahas tentang Istirahat yang selama ini konotasi nya istirahat ya tidur, eiit ternyata keliru, anjir keliru ya bukan salah. KELIRU.... ga salah juga sih cuma keliru doang. jadi ternyata cape kita itu ga melulu soal otak dan hati. ada juga penyebabbya adalah energi2 lain yang ada di sekitar kita misal kaya natap layar hp/laptop, atau suara bising atau apapa itu. 

nah, gw udh ngerangkum semua solusi atractiff buat istirahat sesuai dengan sebab musabab kecapean yang kita alami

cekidott.......

Sensory Rest (Istirahat Sensorik): Ini mengacu pada istirahat dari berbagai rangsangan sensorik di sekitar kita, seperti cahaya biru dari layar, kebisingan, atau polusi suara. Cara untuk mencapai istirahat sensorik meliputi mematikan semua perangkat elektronik, keluar ke alam terbuka, atau fokus pada sensori yang dapat membuat Anda tenang, seperti mendengarkan suara hujan atau mandi.

Social Rest (Istirahat Sosial): Istirahat sosial berkaitan dengan memahami seberapa banyak energi yang diambil oleh interaksi sosial. Orang yang menderita Human Giver Syndrome mungkin merasa terlalu bertanggung jawab terhadap orang lain. Cara mengatasi istirahat sosial adalah dengan memiliki pertemanan yang memungkinkan Anda menjadi diri sendiri tanpa perasaan wajib memberi atau mendapatkan manfaat.

Physical Rest (Istirahat Fisik): Ini melibatkan istirahat fisik yang mencakup tidur berkualitas, aktivitas fisik, dan kebiasaan tidur yang konsisten. Istirahat fisik juga mencakup menjaga tubuh agar tetap sehat, termasuk menghindari postur yang buruk dan memperhatikan ritme sirkadian tubuh.

Spiritual Rest (Istirahat Spiritual): Istirahat spiritual berkaitan dengan mencari makna dalam hidup dan menghubungkan diri dengan aktivitas yang memberi Anda perasaan makna. Ini bisa mencakup melakukan kegiatan sukarela yang mendukung masalah yang Anda pedulikan atau mengembalikan hubungan dengan yang lebih tinggi.

Mental Rest (Istirahat Mental): Istirahat mental melibatkan mengistirahatkan otak Anda dari pemikiran yang berlebihan atau ruminasi. Cara mengatasi istirahat mental meliputi bermain dan belajar untuk mengatakan "tidak" agar Anda dapat melepaskan beban mental yang tidak perlu.

Creative Rest (Istirahat Kreatif): Istirahat kreatif penting untuk merangsang kreativitas Anda. Ini melibatkan mengizinkan diri Anda untuk menjelajahi hal-hal baru, mengikuti hobi kreatif, atau bahkan mengambil cuti panjang jika memungkinkan.

Emotional Rest (Istirahat Emosional): Istirahat emosional melibatkan mengenali dan mengelola emosi Anda. Ini bisa mencakup menghindari orang-orang atau situasi yang menguras energi emosional Anda dan berolahraga secara teratur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Daftar Wifi-Id Seamless Bagi Pelanggan Indihome Fiber

Cara mendapatkan Token KNOW dari situs Kryptono.exchange

Cara Flashing Oppo A3s Via Qfill